Devya Id. Pembuahan pada manusia, yang juga dikenal sebagai fertilisasi, adalah tahap pertama dalam pembentukan kehidupan manusia. Hal ini terjadi ketika sel sperma pria bertemu dan menyatu dengan sel telur wanita.
Sebagai hasil pembuahan, terbentuklah zigot. Zigot adalah sel tunggal yang membawa materi genetik dari kedua orang tua dan berkembang menjadi embrio.
Waktu Yang Dibutuhkan Untuk Pembuahan
Pada manusia, pembuahan biasanya terjadi dalam waktu yang sangat singkat, biasanya 12-24 jam setelah ovulasi. Ovulasi adalah saat sel telur di dalam ovarium menjadi matang dan siap untuk dibuahi oleh sperma.
Sel telur yang telah matang memasuki tuba falopi, di mana pembuahan terjadi jika sperma dapat mencapai sel telur. Setelah pembuahan, dibutuhkan waktu sekitar 3-4 hari bagi sel telur untuk mencapai rahim.
Proses selanjutnya adalah penempelan sel telur ke dinding rahim, yang membutuhkan waktu sekitar 7-10 hari setelah ovulasi.
Setelah pembuahan, HCG, atau hormon kehamilan, mulai muncul di dalam darah. Hormon ini terdeteksi dalam test pack dan mengindikasikan bahwa wanita tersebut hamil.
Sayangnya, hormon ini tidak dapat dideteksi hingga sel telur menempel pada rahim atau sekitar 10 hari atau lebih setelah ovulasi.
Tahapan Proses Pembuahan Manusia
Pembuahan pada manusia adalah serangkaian tahapan kompleks yang terjadi ketika sel sperma bertemu dengan sel telur dan materi genetik keduanya bersatu.
Tahapan utama dari proses pembuahan manusia tercantum di bawah ini.
1. Ovulasi
Ovulasi adalah pelepasan sel telur yang matang dari kedua indung telur ke dalam saluran tuba. Ovulasi biasanya terjadi di tengah-tengah siklus menstruasi wanita.
2. Pertemuan antara sperma dan sel telur
Sel-sel sperma yang diejakulasikan oleh pria bergerak menuju serviks (leher rahim) dan berenang melalui rahim menuju saluran tuba.
Karena persaingan yang ketat antara sperma, hanya sedikit sel sperma yang dapat mencapai sel telur. Ketika sel sperma berhasil mencapai oosit, salah satu sel sperma tersebut akan menyerang sel telur.
3. Pembuahan
Ketika sperma berhasil menyerang sel telur, inti sperma menyatu dengan inti sel telur dan materi genetik dari kedua orang tua digabungkan. Ini adalah momen pembuahan.
4. Pembentukan zigot
Setelah pembuahan terjadi, sel telur yang telah dibuahi (sekarang disebut zigot) mulai membelah dan membentuk sel-sel yang akan menjadi embrio.
5. Migrasi zigot ke dalam rahim
Zigot terus bergerak melalui tuba falopi selama beberapa hari sambil terus membelah. Akhirnya zigot mencapai rahim.
6. Implantasi
Di dalam rahim, zigot menempel pada dinding rahim melalui proses yang disebut implantasi. Implantasi biasanya terjadi sekitar 6-10 hari setelah pembuahan. Setelah implantasi selesai, embrio terus berkembang dan menjadi janin.
Hal ini diikuti dengan fase perkembangan janin, di mana organ dan sistem tubuh yang lebih kompleks terbentuk. Proses ini terus berlanjut hingga bayi siap untuk dilahirkan.
Tanda-Tanda Keberhasilan Pembuahan
Sang ibu masih berpikir bahwa menunggu 10 hari terlalu lama. Anda dapat merasakan tanda-tanda proses pembuahan. Berikut ini beberapa di antaranya:
1. Merasakan kram
Ketika sel telur mulai menempel pada dinding rahim, Anda akan merasakan kram. Beberapa wanita mengatakan bahwa mereka merasakannya segera setelah melakukan hubungan seksual.
Kram juga merupakan tanda menstruasi. Oleh karena itu, sedikit lebih sulit untuk membedakannya dengan proses pembuahan.
Perbedaannya adalah kram pembuahan tidak separah kram pramenstruasi. Selain itu, kram akibat pembuahan biasanya hanya berlangsung beberapa jam hingga sehari.
2. Adanya flek
Adanya flek dapat menjadi tanda pembuahan yang berhasil. Flek biasanya terjadi setelah sel telur menempel pada dinding rahim. Selama proses ini, endometrium dapat rusak dan berdarah.
Warna bercak biasanya terang atau coklat, tergantung pada berapa lama rahim mengalami perdarahan.
3. Nyeri punggung
Selain kram, proses penempelan sel telur pada dinding rahim dapat menyebabkan nyeri pada punggung, terutama pada tulang belakang bagian bawah.
4. Kelelahan
Kelelahan merupakan salah satu gejala kehamilan yang paling mudah dirasakan, namun sering diabaikan oleh ibu hamil.
Jika Anda tidur siang lebih banyak atau merasa mengantuk, Anda mungkin hamil.
5. Sering buang air kecil
Saat sel telur menempel pada dinding rahim, tubuh melepaskan hormon hCG yang meningkatkan aliran darah di area panggul. Hal ini memengaruhi kandung kemih dan menyebabkan sering buang air kecil.
Banyak wanita hamil mengalami hal ini pada trimester pertama kehamilan. Terbangun tiba-tiba di tengah malam dengan sering buang air kecil bisa menjadi tanda kehamilan.
6. PMS yang lebih intens
Salah satu gejala pembuahan yang berhasil mirip dengan gejala PMS (sindrom pramenstruasi). Bedanya, gejala ini lebih intens - lebih emosional atau murung.
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Anda sering mengalami perubahan suasana hati di awal kehamilan.
7. Perubahan payudara
Payudara yang lebih keras dan lebih sensitif merupakan tanda bahwa pembuahan telah terjadi dan sel telur sedang dalam proses menempel pada rahim. Seperti tanda-tanda lainnya, tanda ini mirip dengan tanda menstruasi.
Perbedaannya terletak pada puting susu. Jika puting Anda lebih sensitif atau payudara Anda terasa gatal, ini adalah pertanda baik. Anda sedang mengandung, selamat!
8. Menstruasi yang terlambat atau kram menstruasi
Menstruasi yang terlambat atau tidak teratur adalah tanda yang penting. Namun, menstruasi yang terlambat tidak selalu menandakan bahwa pembuahan telah berhasil.
Namun demikian, Anda mungkin perlu berkonsultasi dengan dokter Anda atau menggunakan test pack untuk mengetahui apakah Anda hamil jika :
- Anda tidak mengalami menstruasi selama 35 hari sejak menstruasi terakhir Anda.
- Menstruasi Anda terlambat satu atau dua minggu.
9. Suhu tubuh tinggi
Suhu tubuh yang tinggi juga dapat menjadi tanda keberhasilan pembuahan. Demam yang tidak dapat dijelaskan dapat menjadi tanda awal kehamilan! Jika suhu tubuh Anda naik di atas normal, pembuahan mungkin telah berhasil.
10. Merasa mual
Menurut National Health Service, mual merupakan salah satu tanda yang paling umum dari proses pembuahan yang berhasil, yaitu tanda awal kehamilan.
Mual biasanya terjadi di pagi hari. Dalam kasus seperti ini, ada kemungkinan sedang hamil muda. Namun, tidak semua wanita yang berhasil hamil mengalami gejala ini. Beberapa mengalami mual pada trimester kedua atau ketiga kehamilan.
Namun, jika Anda mengalami mual, segera periksalah dengan alat tes!. Selama kehamilan, Anda sangat sensitif terhadap bau. Wanita hamil cenderung memiliki indera penciuman yang lebih sensitif.
Bahkan calon ibu yang sangat menyukai bau tertentu dapat tiba-tiba merasa mual saat mencium bau tersebut selama kehamilan. Jika hal ini terjadi, mungkin ini merupakan pertanda bahwa pembuahan berjalan dengan baik!
11. Perubahan pola makan
Kadang-kadang perubahan kebiasaan makan dapat terjadi sebagai akibat dari pembuahan yang berhasil. Misalnya, Anda mungkin merasa lapar dan terus-menerus menginginkan makanan manis.
Akan tetapi, hal yang sebaliknya juga dapat terjadi. Sebagai contoh, makanan yang dulunya menjadi favorit mungkin tidak lagi terasa enak atau Anda mungkin tidak menyukainya sama sekali.
Gejala lainnya termasuk merasa kenyang dan terengah-engah, makan lebih sedikit, dan kehilangan nafsu makan.
12. Menggelapnya areola
Nah, tanda atau perubahan yang terjadi saat proses pembuahan berhasil adalah menggelapnya areola. Perubahan ini berbeda dengan perubahan saat PMS. Mums mungkin juga akan melihat adanya pembengkakan kecil.
Ini adalah kelenjar yang melumasi puting susu, yang nantinya akan digunakan untuk menyusui bayi. Perubahan ini biasanya hanya terkait dengan kehamilan.
Tanda-tanda awal kehamilan ini biasanya muncul dalam beberapa minggu, tetapi tidak semua wanita menyadari perubahan ini.
13. Sakit kepala
Sakit kepala dapat terjadi setelah pembuahan berhasil. Anda mungkin mengalami gejala ini pada trimester pertama kehamilan. Selain sakit kepala, Anda mungkin juga mengalami pusing. Jika Anda mengalami sakit kepala, disarankan untuk minum banyak cairan.
14. Sembelit
Jika Anda mengalami sembelit tanpa alasan yang jelas, ini bisa menjadi tanda kehamilan yang sukses. Sembelit merupakan efek samping dari hormon progesteron yang meningkat dalam tubuh. Hormon ini melemaskan dinding usus besar sehingga membuat buang air besar menjadi lebih sulit.
15. Perubahan suasana hati
Perubahan suasana hati adalah salah satu tanda kehamilan yang paling umum dan kehamilan yang sukses, tetapi tidak diketahui oleh wanita.
Perubahan hormon selama kehamilan muda dapat membuat ibu merasa tidak stabil dan murung, membuat mereka lebih mungkin untuk menjadi marah.
16. Peningkatan kepekaan terhadap bau
Menurut Pregnancy and Olfaction, sensitivitas hidung terhadap bau dapat meningkat secara signifikan selama kehamilan. Seringkali, wanita hamil muda merasa mual, pusing, perubahan suasana hati dan gejala kehamilan lainnya ketika mereka mencium bau tertentu. Fenomena ini juga dapat mempengaruhi nafsu makan.
Setelah kami menjelaskan proses pembuahan dan tanda-tanda pembuahan yang berhasil, bagaimana menurut Anda?
Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera konsultasikan dengan dokter Anda untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai topik ini, jangan ragu untuk bertanya di kolom komentar!
Sumber
https://www.orami.co.id/magazine/proses-pembuahan
