Banyak ibu yang mengalami peningkatan keputihan setelah hamil dan diberi resep obat oleh dokter. Padahal, dalam kasus seperti itu, ada juga cara mengatasi keputihan secara alami, seperti minum yoghurt. Hal ini dikarenakan yoghurt mengandung probiotik yang dapat melawan bakteri penyebab keputihan.
Ada cara lain untuk mengatasi keputihan. Di sini kita akan melihat cara mengatasi keputihan saat hamil.
#Bagaimana cara mengatasi keputihan saat hamil?
Untuk menghilangkan keputihan, Anda dapat memperbaiki pola makan, mengubah kebiasaan, dan rutinitas kebersihan.
1. Konsumsi yoghurt
Yoghurt kaya akan probiotik. Probiotik ini menjaga keseimbangan flora alami di dalam vagina dan mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur berlebih yang menyebabkan keputihan.
Untuk menghindari kenaikan berat badan yang berlebihan akibat konsumsi yoghurt, pilihlah yoghurt yang rendah lemak.
2. Minum air putih yang cukup
Dehidrasi selama kehamilan juga dapat memicu keputihan, jadi Anda perlu minum cukup cairan dan menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi setiap saat. Ibu hamil lebih cenderung berkeringat, yang meningkatkan risiko kehilangan cairan.
3. Kurangi asupan makanan yang tidak sehat
Makanan yang tidak sehat seperti makanan olahan yang tinggi gula, lemak jenuh, dan garam dapat mengganggu keseimbangan flora vagina dan menyebabkan keputihan. Kelebihan zat-zat ini juga dapat mengganggu metabolisme dan mempengaruhi kesehatan Anda.
4. Hindari penggunaan celana dalam yang terlalu ketat
Memperbaiki pakaian yang Anda gunakan juga dapat membantu meredakan keputihan. Celana dalam yang terlalu ketat dapat membuat Anda tidak nyaman dan dapat mendorong pertumbuhan bakteri, sehingga memudahkan terjadinya keputihan.
Mengenakan celana dalam yang longgar selama kehamilan akan menjaga vagina tetap kering dan mencegah keputihan. Untuk menjaga kebersihan vagina Anda, Anda harus mengganti pakaian dalam Anda setidaknya dua kali sehari untuk menjaganya tetap kering.
Pakaian dalam berbahan katun adalah pilihan yang baik. Karena bahan ini mudah menyerap keringat, sehingga Anda tidak akan berkeringat secara berlebihan di mana bakteri dapat dengan mudah berkembang biak.
5. Membersihkan diri sendiri
Hindari douching saat membersihkan vagina karena dapat mengganggu keseimbangan alami bakteri dan menyebabkan keputihan. Sebagai gantinya, gunakan sabun untuk kulit sensitif dan hindari wewangian yang dapat mengiritasi area vagina. Basuhlah dari arah depan ke belakang dan segera keringkan untuk menghindari iritasi vagina.
#Penyebab keputihan
Memahami penyebab keputihan dapat membantu Anda mengatasinya dengan lebih efektif. Keputihan selama kehamilan adalah hal yang normal akibat perubahan hormon, tetapi dapat menjadi tidak normal jika diperparah oleh infeksi.
1. Infeksi bakteri dan jamur
Candida albicans atau infeksi jamur terjadi ketika vagina terlalu lembab. Jamur ini lebih mungkin tumbuh jika ibu menderita diabetes atau mengonsumsi antibiotik secara berlebihan.
Gejalanya meliputi keputihan yang kental, berbau busuk, dan gatal, yang mungkin terasa sakit saat buang air kecil atau hubungan seksual. Infeksi ini perlu diobati karena infeksi jangka panjang dapat mengganggu pertumbuhan bayi dan menyebabkan kelahiran prematur.
2. Trichomonas vaginitis
Trichomonas vaginitis adalah sejenis mikroorganisme protozoa yang juga menyebabkan keputihan. Mikroorganisme ini biasanya ditularkan melalui hubungan seksual.
Infeksi protozoa ini biasanya menyebabkan keputihan berwarna kuning kehijauan gelap, gatal dan sensasi terbakar. Anda mungkin juga mengalami pendarahan setelah melakukan hubungan seksual, yang disebabkan oleh peradangan di sekitar leher rahim karena tubuh bereaksi terhadap mikroorganisme.
Untuk mencegah infeksi dan mengobati keputihan, ikuti pola makan yang sehat dan cegah kelembapan di area vagina.
Referensi:
- EMC Healthcare. Keputihan selama kehamilan. Begini cara mengatasinya. (Diakses pada 28 Juni 2024). https://www.emc.id/en/care-plus/having-vaginal-discharge-during-pregnancy-heres-how-to-deal-with-it.
- Apa yang harus Anda harapkan? Keputihan selama kehamilan. (Diakses pada 28 Juni 2024). https://www.whattoexpect.com/pregnancy/symptoms-and-solutions/vaginal-discharge.aspx.
