Devya.Id. Mums baru saja hamil selama satu bulan dan tubuh Mums tentunya sudah menunjukkan tanda-tanda kehamilan. Tanda-tanda ini akan terasa pada perut, payudara, dan vitalitas sehari-hari.
Menurut American Pregnancy Association, tidak semua wanita menunjukkan gejala kehamilan yang sama. Beberapa mungkin mengalami mual dan muntah tetapi tidak merasakan kram perut selama periode implantasi, atau sebaliknya.
Bahkan, wanita yang sudah hamil pun dapat mengalami gejala kehamilan yang berbeda pada setiap kehamilannya. Hal ini dikarenakan tubuh setiap wanita berbeda dan karenanya bereaksi secara berbeda pula terhadap perubahan yang terjadi pada tubuhnya.
Nah Mums, ketahui perkembangan kehamilan anda dengan lebih dekat. Berikut kami jelaskan "Perkembangan Janin Serta Kebutuhan Nutrisi Saat Hamil 1 Bulan", berikut uraiannya.
#Ciri-Ciri Kehamilan Usia Kandungan 1 Bulan
Selama bulan pertama kehamilan, Bunda akan mengalami ciri-ciri sebagai berikut:
- Kelelahan. Kelelahan ini terjadi karena tubuh terus berusaha menjaga janin agar tetap aman, yang tentu saja membutuhkan banyak energi.
- Pembengkakan pada payudara. Seperti halnya sindrom pramenstruasi, payudara membengkak karena kadar hormon progesteron dan estrogen meningkat.
- Kram perut. Hal ini disebabkan oleh perubahan pada rahim dan peningkatan aktivitas hormon reproduksi selama kehamilan.
- Sering buang air kecil. Karena tekanan pada rahim, menyebabkan ginjal bekerja lebih keras untuk mengeluarkan racun sebagai urin.
- Bercak ringan. Bercak ini masih dianggap normal, karena dapat merupakan efek samping dari peradangan serviks, peningkatan hormon, atau kram rahim. Namun, jika perdarahan bercak meningkat, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter.
Ketika awal kehamilan, sel telur yang telah dibuahi (atau zigot) menempel pada endometrium. Zigot tersebut akan membentuk embrio yang kemudian menjadi janin.
Perlu di ketahui ya Mums, ketika anda telah hamil satu bulan, usia calon bayi anda tidak harus berusia satu bulan juga. Usia kehamilan tidak sama dengan usia janin, ini karena usia kehamilan dihitung berdasarkan hari pertama menstruasi terakhir. Pada umumnya, ketika kehamilam mencapai 1 bulan pertama kehamilan berarti usia janin anda baru berusia 14 hari ya Mums.
#Perubahan Pada Perut Selama Kehamilan 1 Bulan
Selama periode ini, hormon kehamilan atau progesteron meningkat dengan cepat dan perut mengembang, menyebabkan beberapa ibu merasa perutnya membesar.
Perut yang membesar biasanya dialami oleh ibu yang pernah melahirkan. Hal ini dikarenakan ibu yang pernah mengalami kehamilan cenderung mengalami divertikula rektal, suatu kondisi di mana otot perut membengkak karena kehamilan. Setelah melahirkan, otot perut biasanya tidak kembali ke bentuk semula.
Selain itu, posisi rahim juga dapat menyebabkan perut membesar, terutama jika rahim menghadap ke depan. Namun, jika posisi rahim menghadap ke belakang, perut tidak akan membesar pada bulan ini.
Penyebab lain dari perut yang membesar adalah berat badan sebelum hamil. Jika seorang wanita sudah kelebihan berat badan sebelum hamil, perutnya akan membesar lebih cepat.
#Perkembangan Janin Saat Hamil 1 Bulan
Zigot bergerak dari tuba falopi ke rahim dalam waktu 24 jam setelah lahir di dalam rahim ibu. Zigot terlihat seperti bola berdiameter kurang dari 1 mm dan disebut blastokis
Begitu berada di dalam rahim, blastokista akan menempel pada dinding rahim dan menjadi embrio dalam beberapa hari. Embrio dikelilingi oleh cairan ketuban, yang membantu janin bernapas dan bergerak.
Embrio memiliki tiga lapisan utama, yaitu:
- Lapisan dalam (endoderm) berkembang menjadi sistem pencernaan, hati, dan paru-paru bayi.
- Lapisan tengah (mesoderm): membentuk jantung bayi, organ reproduksi, tulang, ginjal, sistem hormon dan otot.
- Lapisan luar (ektoderm): membentuk lapisan luar sistem saraf, rambut, mata, dan kulit bayi.
#Kebutuhan Nutrisi Pada Saat Hamil 1 Bulan
Nutrisi berikut ini sangat penting pada bulan pertama kehamilan:
- Protein. Berperan dalam pembentukan jaringan tubuh janin, pembentukan otot rahim, dan pencegahan anemia. Kebutuhan protein adalah 59 gram per hari. Untuk memenuhi kebutuhan ini, Mums dapat mengonsumsi sereal, kacang-kacangan, dan susu khusus ibu hamil.
- Kalsium. Wanita hamil membutuhkan 1.200 mg kalsium per hari untuk mengatur detak jantung, saraf, tulang, dan otot janin. Kalsium dapat diperoleh dari makanan seperti yoghurt dan keju.
- Zat Besi. Mums juga membutuhkan 8 mg zat besi per hari untuk membuat hemoglobin. Hemoglobin ini membantu menyuplai darah ke janin.
- Vitamin C. Mums juga membutuhkan 85 mg/hari vitamin C untuk membantu pembentukan tulang janin. Makanan yang kaya akan vitamin C antara lain jeruk, brokoli, dan strowberi.
- Yodium. Yodium berperan penting dalam pembentukan otak dan sistem saraf janin. Mums membutuhkan 220 mcg yodium setiap hari, yang dapat diperoleh dari garam dapur.
- Asam Folat. Mums juga membutuhkan 600 mcg asam folat setiap hari dan dapat diperoleh dari sayuran, alpukat, dan kacang-kacangan. Kegunaan asam folat adalah untuk mendukung pertumbuhan otak dan saraf.
Oleh karena itu, Mums harus mengonsumsi banyak makanan kaya nutrisi, terutama protein, setiap hari. Beberapa ibu hamil mungkin merasa sulit untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ini di awal kehamilan karena mereka mengalami mual, muntah, di pagi hari. Namun mereka tidak boleh putus asa dulu, karena kebutuhan nutrisi kehamilan harus dipenuhi secara lengkap.
Mums bisa mengatasi morning sickness dengan makan dalam porsi kecil namun sering. Untuk menu makanan, sebaiknya hindari makanan pedas dan asam agar tidak memicu rasa mual. Pilihlah susu dengan nutrisi khusus untuk mengatasi mual dan muntah saat hamil.
